Rabu, 14 September 2016

Hariku Mengenalmu

Hari itu  aku mengenalnya lewat tegur sapa dalam sebuah pesan pagiku rasanya berbeda sekali dibandingkan hari sebelumnya. Cukup singkat memang pertemananku saat itu dengan dia hanya dalam itungan hari ,aku sudah membuka hari-hariku dengannya. Canda tawa kita berlalu begitu saja , begitu pun rasa.. Rasa yang tumbuh  karena aku mengakuinya bahwa aku sangat menyukainya. namun dalam diam aku hanya bisa berfikir apakah aku bisa lebih dekat dengannya karena aku tahu dia masih dalam angan masa lalunya pada saat itu dan tersirat dalam pikiranku apakah mungkin dia mendekatiku hanya karena pelampiasan cintanya itu.. mungkinkah dia akan hanya menjadi angan dalam mimpiku ini. 

 Hari demi Hari kita lalui bersama , pada suatu hari aku tegaskan sikapku.. untuk menjauh karena sesuatu hal yang mungkin seharusnya aku lakukan aku menjauh bukan karena rasa ini tapi aku mengiklaskan kebahagiaan nya untuk pergi bersama orang yang seharusnya. Aku sungguh ingin mengenalmu saat itu namun aku menjaga semua hal itu yang hanya akan membuat hancur suatu ikatan. Aku tidak mau hanya datang untuk menggantikan yang seharusnya bukan waktunya aku gantikan. Rasa penasaran itu perlahan menjauh dan begitupun kehidupanku jalan dengan apa adanya aku pun menjalani kehidupanku sendiri. 

Waktu terus berlalu , dia datang lagi di kehidupanku selanjutnya tanpa henti dia berusaha untuk mendekatiku dan dia tegaskan bahwa memang gadis yang dia kencani sebelumnya sudah tidak bisa lagi hadir dalam hidupnya. Maka harapan pada saat itu kembali muncul lagi aku mulai membuka hatiku kembali untuk dia. Kedekatanku pada saat itu sangat dekat, aku mulai berharap hal yang lebih . namun dalam sisi lain dalam kehidupanku saat itu aku masih terikat dalam kehidupanku sebelumnya. Aku tahu, aku mencintainya tapi aku juga membutuhkan sesuatu yang lain aku lebih memilih orang yang aku cintai daripada orang yang mencintaiku dengan penuh kasih. Dia memutuskan untuk pergi pada saat itu dengan sesuatu yang dia tinggalkan. Pada saat itu pula dia meninggalkan kenangan pahit yang harus aku terima dan aku menerimanya.

Aku baik-baik saja dengan apa yang aku rasakan pada saat itu awalnya aku merasa kehidupanku itu lebih baik dari sebelumnya mungkin memang apa yang orang bilang “ jika seseorang sedang jatuh cinta akalnya memang saat itu juga akan hilang” aku mengerti sekarang banyak orang-orang yang rela melakukan apapun untuk kebahagiaan orang yang dia cintai. Begitupula dengan aku yang terus menerus menunjukkan rasa kasih sayang itu tanpa henti aku mengikuti jalan arah kemanapun yang dia mau selagi itu mempunyai alasan yang baik.

Kita mulai hubungan ke dalam hubungan yang lebih dekat lagi tidak hanya itu akupun selalu menunggu kabarnya hari ke hari kita dekat bagaikan sudah mengenal pribadi masing-masing. Tidak peduli siang atau malam kita terus berkabar. 

Sampai akhirnya….
Tidak mudah percaya itu mungkin tamakku namun tidak sulit juga untuk aku buka hatiku untuk orang yang memang sudah aku nanti. Dia selalu ada untukku, dengannya arah hidupku berubah aku lebih mempunyai pribadi dan sosok yang baru aku pun tidak mengingkari banyak yang aku tinggalkan hanya demi nya.

Hubungan kita berlanjut 2 tahun banyak hal yang sudah aku lalui sulit sangat sulit ada di posisi seperti ini mengalahkan rasa ego masing-masing ,mengalah satu sama lain, namun aku yakini bahwa semua itu pasti akan selalu ada akhir yang membahagiakan entah kapan dimulainya.

Selasa, 08 Juli 2014

I wanna be with you



Detak jantung ini berdetak kembali setelah beberapa lama aku tak pernah merasakannya. Kali ini berbeda ,aku benar benar menyukainya aku benar benar merasakan apa arti sebenarnya cinta sesungguhnya. Dalam keseharian kita mempunyai kebiasaan yang sama ,tak hanya itu kita mempunyai memori yang kelam dalam kehidupan kita namun itu yang menguatkan kita untuk tetap kuat dalam segala kondisi dan keadaan, Tuhan apakah kamu mengirimkan dia benar hanya untuk ku ? Jikalau benar aku hanya ingin tetap bersamanya namun jikalau tidak aku hanya bisa berharap dia bahagia entah bersama dengan siapa. Namun aku yakin jika Allah berkehendak Allah akan memudahkan jalan yang telah kita bina ini. 

Rasa , rasa-rasanya entah apa yang ada dalam dirinya yang membuatku jatuh dalam pelukan hangat itu. Nyaman sekali selama berada didekapnya ,aku merasakan benar benar dihormati layaknya perempuan, diperhatikan, dan dia tahu apa yang aku mau. YaAllah aku berharap engkau bukan hanya memberikan aku awal yang indah namun engkau berikan pula Akhir yang indah. 

Satu harapan tumbuh kembali pada satu sosok yang aku inginkan ,yang akan menemani hari hari ku saat ini. mungkin perkenalan kita singkat hanya dalam beberapa hari dia tidak sulit untuk menyapa menegurku sesekali . Senyum manis yang ia torehkan membuatku lebih percaya bahwa dia benar benar merasakan apa yang aku rasakan juga. ini bukan sekedar kata kata yang aku uraikan sementara namun ini isi hatiku sebenarnya.

Masa lalu , setiap manusia mempunyai masa lalu maupun indah ataupun kelam. aku mengetahui ada orang sebelum aku yang mengisi ruang hatinya. Dalam masa lalu kita belajar bagaimana mengubah sifat yang seharusnya memang harus diubah .

Mimpi serta anganku tentangmu

Sungguh rasanya bagaikan terjatuh dalam dunia yang berbeda . Aku , jiwaku ini mempunyai pikiran yang berbeda , mempunyai isi hati yang berbeda dan tujuan yang berbeda pula. Jauh dalam jiwaku ini selalu tertuju pada satu keinginan yaitu kamu. Kamu yang sudah aku kenal 2 tahun yang lalu kamu yang selalu ada untukku selalu bantu aku dalam keadaan apapun. Selalu buat aku tersenyum dengan tenang , membuat aku nyaman,  namun ketika kamu dijatuhkan pilihan. Pahitnya kamu membuat pilihan yang pahit untukku kamu lebih memlilih orang yang memang lebih dari aku. Sayangnya kedekatan ku saat itu memang terlalu dekat dan membuat ku berharapan lebih dan lupa diri, itu mungkin sebabnya kamu lebih memlilih orang yang tepat untuk dipilih.
Kamu memberi aku tawaran sebentuk rasa yang abstrak untuk ku ungkap, hanya aku kamu dan Tuhan lah yang tahu. Walaupun kini kamu sudah mempunyai orang yang kamu pilih kamu tetap memegang erat tanganku kamu tetap mengutamakan keberadaan ku di hidupmu. Sungguh sulit aku percaya sejak awal ku mengenalimu dalam gambaran ku kamu sangat kaku untuk dekat dengan orang yang belum kamu kenal sebelumnya. Namun kini satu demi satu hari demi hari aku mengenalmu kamu orang yang bukan semudah itu untuk dikenal. Kamu pekerja keras sangat pekerja keras, kamu penyayang dan pengertian dengan apa yang aku rasa saat ini. Perhatian yang diberikan pun buatku sangat berbeda , semakin hari aku semakin beranggapan apa yang kamu rasakan juga sama denganku. Aku mengerti ini semua salah, namun apa salah ku jika aku mempunyai perasaan dilluar batas wajarku? 
Rumit , memang rumit kisah cinta ku ini. Aku ikhlas sungguh ikhlas jika akhirnya kamu harus pergi dengan orang yang kamu inginkan, dengan makhluk yang lebih indah. Aku rela terluka untuk melihatmu bahagia , tersenyum dengan hati yang perih. Kini aku akan mengerti , aku terlalu beranggapan lebih , terlalu berkhayal tentang angan dan impianku bersamamu .
Aku sadar kini bukan hanya aku yang kamu inginkan, ada dua orang yang kamu cintai. Dia yang mungkin lebih kau pilih, dia yang bisa membuat mu bahagia , dan aku aku hanya bisa melihat kebahagiaanmu. Melihat dia yang kau cintai mendekap erat dirimu walaupun air mata ku jatuh berlinang.  
Mengapa kamu masih mempertahankan keberadaan ku dihidupmu ? jika memang dia yang kau cari , kejarlah dia, manjakanlah dia, jangan pernah kau sia sia kan waktumu hanya untukku semata. Kini , akhirnya kamu memberi ku kesempatan untukku agar aku cari pengganti mu. Aku ingin kau tahu , bahwa aku tak akan pernah menemui orang sepertimu lagi , kamu satu satunya yang bisa membuat aku tenang , sabar , berdiri dan menanti  waktu yang lama menunggu sampai akhirnya kamu hanya untukku. 
Aku coba semua yang kamu mau , aku buka hati untuk yang lain. Lapangkan hatiku ini agar aku tidak melakukan kesalahan yang bisa membuat nya kecewa. Aku tau kini tujuanmu memberi aku kesempatan ini agar aku tidak terpusat pada dirimu saja, aku mengerti kau lelah , lelah karena keberadaan aku hanya membuatnya gerah dan terusik. Maaf aku tidak bermaksud untuk membuatmu terganggu.
Kini aku dan dia sudah menjalin, dan kamu terlihat sangat senang dengan keadaan ini. Kencan pertama aku merasakan suasana yang beda dari caraku berkencan. Dia yang terlihat penyayang dan lembut membuat berubah dalam ibadah. Namun itu tidak cukup menjadi alasan. Kencan kedua aku sudah mendapatkan sedikit harapan untuk melupakan kenangan ku bersamamu, memang sulit rasanya. Dan kencan ketiga kondisi badanku sedang sangat lemah , sebenarnya aku sedang sakit namun aku tetap memaksakan pergi bersama dia , aku tidak mau membuatnya kecewa ataupun mendengar aku sedang tidak sehat mungkin dia akan sangat khawatir dan ketika menunggu turunnya hujan yang entah sampai kapan aku bisa berdiri menunggu hujan ini berhenti. 
Sebenarnya aku merasa kesakitan dia melihat wajahku yang pucat , apakah mungkin dia mengerti apa penyakit yang biasa aku alami ? ternyata tidak.
Bodohnya aku teringat kamu yang selalu meperhatikan penyakitku ini. Jika saja kamu yang ada disini mungkin jadinya takkan seperti ini pasti kau akan menanganiku , merawatku , memberi ku pelukan yang hangat dan jemari jemarimu yang selalu aku genggam.
Sudah bisa aku duga  ,akhirnya aku selalu berfikir . Aku lebih nyaman dengan orang sepertimu , kedekatanku denganmu lebih kuat. Jadi jangan salahkan aku karena perasaan ku ini ! jangan suruh aku untuk berpaling lagi , aku menyayangimu tulus dan ikhlas. Aku tidak meminta sebentuk balasan perasaanku padamu namun yang aku inginkan hanyalah dirimu.